Contoh komponen biotik adalah tumbuhan, contoh tumbuhan yang ada di SMP N 1 WONOSARI, anatara lain:
Komet Halley
Komet Halley adalah komet yang terlihat dari bumi setiap 75-76 tahun. Secara resmi diberi nama 1P/Halley, nama umumnya diberikan menurut nama Edmund Halley. Komet ini merupakan komet paling terkenal di antara komet-komet periodik lainnya. Walaupun pada setiap abad banyak komet berperiode panjang yang muncul dengan lebih terang dan dahsyat, Halley adalah satu-satunya komet dengan periode pendek yang dapat dilihat dengan mata telanjang, dan dipastikan kembali dalam rentang umur manusia pada umumnya. Kemunculannya sepanjang sejarah memiliki pengaruh yang besar terhadap sejarah manusia, walaupun penampakannya tidak dikenali sebagai objek yang sama sampai abad ke-17. Dan sejumlah bukti baru menunjukkan bahwa peristiwa langit yang telah disaksikan orang Yunani kuno, kemungkinan merupakan penampakan awal komet Halley.[3] Dijelaskan, sebuah meteor raksasa telah menghantam Yunani antara 466 SM dan 467 SM. Komet Halley terlihat selama hampir 80 hari pada 466 SM, para peneliti menulisnya dalam jurnal kosmologi.[3] Menurut laporan New Scientist, hingga kini, awal terlihatnya komet tersebut adalah saat mengorbit pada 240 SM, sebuah peristiwa yang dicatat oleh para astronom Tiongkok kuno.[3] Komet Halley terakhir muncul di tata surya pada tahun 1986, dan akan muncul kembali pada pertengahan 2061.
Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Komet_Halley
Meteorit
Meteorit adalah batu meteor yang berhasil mencapai permukaan Bumi. Disebut juga meteor setelah menembus atmosfer bumi tetapi belum mencapai permukaan bumi. Meteor merupakan asteroid kecil dari luar angkasa yang tertarik oleh gravitasi Bumi, ketika memasuki atmosfer bumi terjadi gesekan udara di lapisan ionosfer menyebabkan meteor panas dan terbakar menimbulkan cahaya terang sehingga kadang kala disebut bintang jatuh.[1]Jika batu meteor sangat besar tidak habis di lapisan udara ionosfer maka akan jatuh sampai ke Bumi yang disebut meteorit. Di Indonesia, meteorit bisa ditemukan di Museum Geologi Bandung.Meteorit adalah bahan baku pamor keris yang disukai para Empu. Keris yang mendapat campuran meteorit biasanya ringan namun sangat kuat karena mengandung logam langka, seperti titanium.
Sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Meteorit
Asteroid
Asteroid, disebut juga planet minor atau planetoid, adalah benda berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid, umumnya terdapat di bagian dalam Tata Surya (lebih dalam dari orbit planet Neptunus). Asteroid berbeda dengan komet dari penampakan visualnya. Komet menampakkan koma ("ekor") sementara asteroid tidak. Istilah ini secara historis ditujukan untuk semua objek astronomis yang mengelilingi matahari dan setelah diobservasi tidak memiliki karakteristik komet aktif.
Ada jutaan asteroid, yang menurut pemikiran banyak orang adalah sisa-sisa kehancuran planetisimal, material di dalam solar nebula matahari muda yang tidak pernah tumbuh besar untuk menjadi planet.Mayoritas asteroid yang telah diketahui mengorbit pada sabuk asteroid di antara orbit Mars dan Jupiter atau berbagi orbit dengan Jupiter (Asteroid Troya Jupiter). Tetapi, terdapat keluarga orbit lainnya dengan populasi signifikan, termasuk asteroid dekat-Bumi. Asteroid individual diklasifikasikan berdasarkan karakteristik spektrum emisi mereka, dengan mayoritas terbagi menjadi tiga kelompok utama: tipe-C, tipe-M, dan tipe-S. Kelompok ini diberi nama dan umumnya diidentifikasi dari komposisi karbon, logam, dan silikat.
Hanya satu asteroid, 4 Vesta, yang memiliki permukaan relatif reflektif, secara normal dapat dilihat dengan mata telanjang dan ini hanya pada langit yang sangat gelap dan posisinya memungkinkan. Asteroid-asteroid kecil yang melintas dekat dengan bumi jarang dapat dilihat dengan mata telanjang dalam waktu yang singkat.Hingga April 2016, Pusat Planet Minor memiliki data lebih dari 1,3 juta objek di dalam dan luar Tata Surya, 750.000 di antaranya telah memiliki informasi yang cukup untuk penamaan bernomor.
sumber:https://id.m.wikipedia.org/wiki/Asteroid
Sistem Tata Surya
Planet merkurius adalah planet yang terdekat dengan matahari pada sistem tata surya, planet ini berukuran kecil dan hampir tidak mempunyai atmosfer, akibatnya langit kelihatan gelap seperti di angkasa lepas.
a. |
Bumi sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua yaitu planet inferior dan planet superior.
|
b. |
Asteroid sebagai pembatas planet dikelompokkan menjadi dua, yaitu planet dalam dan planet luar.
|
c. |
Berdasarkan ukuran dan komposisi penyusunnya, planet dikelompokkan menjadi planet Terrestrial dan Jovian.
sumber:https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/SISTEM%20TATA%20SURYA%20Reformat/topik3.html |
Efek Rumah Kaca
Pengertian Efek Rumah Kaca, Proses Terjadinya & Dampaknya
Efek rumah kaca adalah sebuah istilah untuk menggambarkan kondisi bumi yang memiliki efek seperti rumah kaca di atas. Panas matahari terperangkap oleh atmosfer bumi. Gas-gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2) bisa menahan panas matahari yang mengakibatkan panas matahari terperangkap di atmosfer bumi.
Dalam kondisi normal, matahari menyinari bumi pada siang hari sehingga permukaannya akan terasa hangat. Sementara, pada malam hari permukaan bumi akan terasa dingin. Namun, lantaran ada efek rumah kaca, sebagian panas yang seharusnya dipantulkan permukaan bumi itu diperangkap oleh gas-gas rumah kaca di atmosfer. Itulah yang menyebabkan bumi kian makin hangat dari tahun ke tahun.
Tahukah kamu? Efek rumah kaca bisa menghangatkan bumi sampai 59 derajat Fahrenheit atau 15 derajat Celcius. Dengan demikian, bumi menjadi tempat yang baik dan layak huni. Tanpa peran serta efek rumah kaca, dunia hanya akan menjadi tempat yang beku dan tidak layak huni.
Efek Rumah Kaca Menurut Para Ahli
1. Asosiasi Energi New Mexico, Amerika Serikat (AS)
rumah kaca merupakan kejadian saat panas di bumi terperangkap karena terhalang gas emisi seperti karbon dioksida pada atmosfer. Gas emisi itu sebagian besar berasal dari asap kendaraan, pabrik, serta kebakaran hutan.
2. Badan Perlindungan Lingkungan (AS)
Efek rumah kaca merupakan proses meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi akibat menipisnya lapisan atmosfer bumi yang juga bisa berdampak pada kebocoran. Hal itu mengakibatkan cuaca di bumi semakin panas lantaran sinar matahari tidak lagi dilindungi oleh lapisan atmosfer.
3. Dewan Pertahanan Sumber Daya Alam
Efek rumah kaca merupakan krisis lingkungan dan kemanusiaan yang tengah terjadi di bumi. Suhu permukaan bumi semakin meningkat karena terperangkap oleh gas karbon dioksida yang semakin banyak dari hari ke hari. Hal itu menjadikan bumi semakin panas dan berpotensi menimbulkan bencana.
Gas-gas yang menyumbang efek rumah kaca diantaranya uap air (H2O), karbondioksida (CO2), metana (CH4), ozon (O3), nitrous oksida (N2O), CFC (Chloro Fluoro Carbon), serta HFC (Hydro Fluoro Carbon).
Gas-gas itu sebenarnya diperlukan agar bumi tidak terlalu dingin. Namun, sejak terjadinya revolusi industri, gas-gas seperti karbon dioksida, methana, dan gas berbahaya lainnya kian bertambah di atmosfer. Konsentrasinya pun semakin meningkat imbas ulah manusia. Apabila konsentrasi gas-gas rumah kaca kian meningkat di atmosfer, efek rumah kaca akan semakin besar.
Efek rumah kaca terjadi melalui serangkaian proses, misalnya dalam rumah kaca yang digunakan untuk budidaya, di negara yang memiliki musim salju, atau percobaan tanaman di bidang biologi dan pertanian
Panasnya matahari yang masuk lewat atap kaca itu sebagian dipantulkan keluar atmosfer, sementara sebagian lainnya terperangkap di dalam rumah kaca yang mengakibatkan naiknya suhu. Contoh lainnya, bayangkan ketika kamu berada di dalam mobil yang sedang parkir di bawah teriknya matahari dan kaca mobilmu dalam keadaan tertutup.
Panas yang masuk lewat kaca mobil itu sebagian dipantulkan kembali ke luar melalui kaca, sementara sebagian lainnya terperangkap di dalam mobil. Hal itu mengakibatkan suhu di dalam mobil lebih tinggi daripada di luar.
Saat proses terjadinya efek rumah kaca, ada gas kaca yang keluar lalu membentuk lapisan yang menyelimuti bumi. Gas kaca tersebut berupa karbon dioksida, metana, nitrogen dioksida, dan beberapa gas lainya dan merupakan reaksi alami industri.
SUMBER : https://www.gramedia.com/literasi/efek-rumah-kaca/
Pengertian Pemanasan Global
Pengertian Pemanasan Global
Apakah kalian akhir-akhir ini merasakan suhu bumi semakin panas? Peristiwa semacam ini dikarenakan kebiasaan manusia yang memanfaatkan pendingin ruangan ataupun banyak memakai kendaraan yang menyebabkan polusi, sehingga semakin membuat lapisan ozon semakin menipis. Selain itu, juga dikarenakan pihak oknum tertentu yang mencoba untuk membuat lahan dengan cara membakar hutan, peristiwa seperti ini juga membuat bumi menjadi semakin panas dan menjadi salah satu dampak pemanasan global.
Pemanasan global merupakan sebuah fenomena meningkatnya suhu dipermukaan bumi akibat meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. Fenomena pemanasan global tidak bisa terlepas dengan rusaknya ekosistem di bumi ini. Salah satu penyebab utama fenomena ini adalah pencemaran lingkungan yang berlebihan. Selain itu penebangan hutan dan polusi udara juga tidak kalah berperan dalam fenomena ini.
Pemanasan global tidak terjadi begitu saja, akan tetapi terjadi karena beberapa hal yang dikerjakan. Entah dari fenomena alam maupun dari perbuatan manusia itu sendiri. Contohnya adalah efek rumah kaca. Efek rumah kaca merupakan proses naiknya suhu dipermukaan bumi akibat perubahan atmosfer bumi. Penyebab lainnya adalah penggunaan CFC yang berlebihan. Mungkin sebab yang satu ini terdengar asing di telinga kita. Apa itu CFC? CFC atau cloro four karbon merupakan sebuah sabatin organik yang berfungsi untuk melindungi karbon.
CFC merupakan salah satu penyebab pemanasan global yang masih bersifat ringan/masih dapat dibenahi. Gas CFC sendiri biasanya dihasilkan oleh alat-alat pendingin seperti kulkas dan AC.
sumber:https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixGAeSZdc-BNZASeAdr-cTCL58xHsv2QoYMDdty22sLWCCKP62vil0aqJfNw7rf7nxKHCYd5xvHLIkNHse1swBR9qA9J38mMnbtM1kOdbSpCcQQvM07LmCRkJ1hTszWDTppKYUYIzS5No/w640-h384/1.png
sumber:https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Dampak%20Pemanasan%20Global-BPSMG/materi1.html
HASIL OBSERVASI LINGKUNGAN BIOTIK DAN ABIOTIK DI SEKOLAH|| KELOMPOK 1
OBSERVASI LINKUNGAN SMP N 1 WONOSARI
Contoh komponen biotik adalah tumbuhan, contoh tumbuhan yang ada di SMP N 1 WONOSARI, anatara lain:

.jpeg)



